Mengambil Input dan Menampilkan Output pada Bahasa Pemrograman Go

Pada bahasa pemrograman Go, terdapat beberapa cara untuk mengambil input dan menampilkan output. Pada artikel ini, kita akan membahas cara-cara tersebut.

Mengambil Input

Untuk mengambil input pada Go, kita dapat menggunakan paket fmt dan fungsi Scanln() atau Scanf(). Berikut adalah contoh kode untuk mengambil input sebuah bilangan bulat:

package main

import "fmt"

func main() {
    var x int
    fmt.Print("Masukkan sebuah bilangan bulat: ")
    fmt.Scanln(&x)
    fmt.Println("Bilangan yang Anda masukkan adalah:", x)
}

Pada contoh kode di atas, kita mengimpor paket fmt yang berisi fungsi-fungsi untuk melakukan input-output. Variabel x dideklarasikan sebagai integer. Kemudian, kita menggunakan fungsi Print() untuk menampilkan pesan “Masukkan sebuah bilangan bulat: ” pada layar. Fungsi Scanln() digunakan untuk membaca input dari pengguna, dan menyimpannya ke dalam variabel x. Akhirnya, kita menggunakan fungsi Println() untuk menampilkan pesan “Bilangan yang Anda masukkan adalah:” diikuti dengan nilai dari variabel x.

Kita juga dapat menggunakan fungsi Scanf() untuk melakukan input. Fungsi ini memungkinkan kita untuk memformat input sesuai dengan jenis data yang diinginkan. Berikut adalah contoh kode untuk mengambil input sebuah string:

package main

import "fmt"

func main() {
    var name string
    fmt.Print("Masukkan nama Anda: ")
    fmt.Scanf("%s", &name)
    fmt.Println("Halo,", name)
}

Pada contoh kode di atas, kita mendefinisikan variabel name sebagai string. Kita menggunakan fungsi Print() untuk menampilkan pesan “Masukkan nama Anda: “. Kemudian, kita menggunakan fungsi Scanf() dengan format string “%s” untuk membaca input string dari pengguna, dan menyimpannya ke dalam variabel name. Akhirnya, kita menggunakan fungsi Println() untuk menampilkan pesan “Halo,” diikuti dengan nilai dari variabel name.

Menampilkan Output

Untuk menampilkan output pada Go, kita juga dapat menggunakan paket fmt. Berikut adalah contoh kode untuk menampilkan sebuah pesan:

package main

import "fmt"

func main() {
    fmt.Println("Halo, dunia!")
}

Pada contoh kode di atas, kita menggunakan fungsi Println() untuk menampilkan pesan “Halo, dunia!” pada layar.

Kita juga dapat menampilkan output dengan format tertentu menggunakan fungsi Printf(). Berikut adalah contoh kode untuk menampilkan sebuah pesan dengan format:

package main

import "fmt"

func main() {
    x := 42
    y := 3.14
    fmt.Printf("Nilai x = %d, nilai y = %f\n", x, y)
}

Pada contoh kode di atas, kita mendefinisikan variabel x sebagai integer dan y sebagai float. Kita menggunakan fungsi Printf() dengan format string “Nilai x = %d, nilai y = %f\n” untuk menampilkan nilai dari kedua variabel. Tanda “%” diikuti oleh huruf yang menunjukkan jenis data (misalnya, “%d” untuk integer dan “%f” untuk float). Setelah format string, kita memberikan argumen untuk masing-masing variabel, yang akan ditampilkan sesuai dengan format yang telah ditentukan. Tanda “\n” pada akhir format string digunakan untuk membuat baris baru setelah pesan ditampilkan.

Kita juga dapat menggunakan fungsi Sprintf() untuk memformat sebuah string tanpa menampilkannya pada layar. Berikut adalah contoh kode untuk membuat sebuah string dengan format:

package main

import "fmt"

func main() {
    x := 42
    y := 3.14
    message := fmt.Sprintf("Nilai x = %d, nilai y = %f", x, y)
    fmt.Println(message)
}

Pada contoh kode di atas, kita mendefinisikan variabel x sebagai integer dan y sebagai float. Kita menggunakan fungsi Sprintf() dengan format string “Nilai x = %d, nilai y = %f” untuk membuat sebuah string dengan format. Setelah format string, kita memberikan argumen untuk masing-masing variabel, yang akan dimasukkan ke dalam string sesuai dengan format yang telah ditentukan. String tersebut kemudian disimpan dalam variabel message. Akhirnya, kita menggunakan fungsi Println() untuk menampilkan string yang telah dibuat pada layar.

Kesimpulan

Pada bahasa pemrograman Go, terdapat beberapa cara untuk mengambil input dan menampilkan output. Kita dapat menggunakan fungsi Scanln() atau Scanf() untuk mengambil input, dan fungsi Println() atau Printf() untuk menampilkan output. Kita juga dapat menggunakan fungsi Sprintf() untuk memformat sebuah string tanpa menampilkannya pada layar. Dengan memahami cara-cara ini, kita dapat membuat program-program Go yang lebih interaktif dan informatif.

Tolong Bagikan:
Pin Share

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top