Modul-JavaScript

Modul JavaScript – Cara Membuat, Mengimpor, dan Mengekspor Modul di JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan di dunia. Salah satu fitur yang sangat berguna dalam JavaScript adalah modul. Dalam artikel tutorial ini, kita akan membahas cara membuat, mengimpor, dan mengekspor modul di JavaScript.

Apa itu Modul?

Modul adalah bagian dari program yang dapat digunakan kembali. Modul memungkinkan kita untuk memecah kode menjadi bagian-bagian kecil yang dapat diatur dengan lebih mudah. Dalam JavaScript, modul terdiri dari satu atau lebih fungsi, variabel, kelas, atau objek yang terorganisir dalam satu file atau beberapa file.

Cara Membuat Modul di JavaScript

Untuk membuat modul di JavaScript, kita perlu membuat file dengan ekstensi .js. File ini berisi kode JavaScript yang ingin kita jadikan modul. Misalnya, kita ingin membuat modul yang berisi fungsi hitungPersegiPanjang() yang dapat menghitung luas dan keliling persegi panjang. Berikut adalah kode untuk membuat modul tersebut:

// file: hitung-persegi-panjang.js
export function hitungPersegiPanjang(panjang, lebar) {
  let luas = panjang * lebar;
  let keliling = 2 * (panjang + lebar);
  return { luas, keliling };
}

Kode ini menggunakan kata kunci export untuk mengekspor fungsi hitungPersegiPanjang() sehingga dapat diimpor ke dalam file lain.

Cara Mengimpor Modul di JavaScript

Setelah kita membuat modul, kita dapat mengimpor modul tersebut ke dalam file JavaScript lain menggunakan kata kunci import. Misalnya, jika kita ingin mengimpor modul hitung-persegi-panjang.js ke dalam file index.js, kita dapat menggunakan kode berikut:

// file: index.js
import { hitungPersegiPanjang } from './hitung-persegi-panjang.js';

let hasil = hitungPersegiPanjang(5, 10);
console.log(hasil.luas);
console.log(hasil.keliling);

Pada contoh di atas, kita mengimpor fungsi hitungPersegiPanjang() dari file hitung-persegi-panjang.js dan kemudian menggunakan fungsi tersebut untuk menghitung luas dan keliling persegi panjang dengan panjang 5 dan lebar 10.

Cara Mengekspor Modul di JavaScript

Selain menggunakan kata kunci export untuk mengekspor fungsi, kita juga dapat mengekspor variabel, kelas, atau objek. Misalnya, jika kita ingin mengekspor variabel PI yang berisi nilai π, kita dapat menulis kode berikut:

// file: hitung-luas-lingkaran.js
const PI = 3.14;

export function hitungLuasLingkaran(jariJari) {
  let luas = PI * jariJari * jariJari;
  return luas;
}

export { PI };

Kode di atas mengekspor fungsi hitungLuasLingkaran() dan variabel PI dengan menggunakan sintaks export { PI }. Kita dapat mengimpor variabel PI dan fungsi hitungLuasLingkaran() ke dalam file lain dengan menggunakan sintaks import seperti pada contoh sebelumnya.

// file: index.js
import { hitungLuasLingkaran, PI } from './hitung-luas-lingkaran.js';

let jariJari = 5;
let luas = hitungLuasLingkaran(jariJari);
console.log(`Luas lingkaran dengan jari-jari ${jariJari} adalah ${luas}`);
console.log(`Nilai PI adalah ${PI}`);

Pada contoh di atas, kita mengimpor fungsi hitungLuasLingkaran() dan variabel PI dari file hitung-luas-lingkaran.js. Kemudian, kita menggunakan fungsi tersebut untuk menghitung luas lingkaran dengan jari-jari 5 dan mencetak nilai variabel PI.

Kesimpulan

Modul adalah fitur yang sangat berguna dalam JavaScript yang memungkinkan kita untuk memecah kode menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan teratur. Dalam artikel tutorial ini, kita telah belajar cara membuat, mengimpor, dan mengekspor modul di JavaScript. Dengan menggunakan modul, kita dapat mengorganisir kode kita dengan lebih baik dan membuat kode kita lebih mudah untuk dipelihara dan digunakan kembali.

Tolong Bagikan:
Pin Share

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top