Disable Plugin

Panduan Menonaktifkan Update Plugin Menggunakan Kode

Pendahuluan

Plugin adalah bagian integral dari banyak platform pengembangan web, memberikan fungsionalitas tambahan dan kemampuan kustomisasi. Namun, ada saat-saat ketika Anda mungkin perlu menonaktifkan plugin, entah itu karena konflik dengan plugin lain atau karena alasan keamanan. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan cara menonaktifkan Update dan notifikasi plugin menggunakan kode di beberapa platform umum.

1. WordPress

1.1. Menonaktifkan update Plugin Secara Umum

Jika Anda mengalami masalah dengan situs WordPress Anda dan perlu menonaktifkan  update dan notifikasi semua plugin, Anda dapat melakukannya dengan menambahkan kode berikut ke dalam file functions.php di tema WordPress Anda:

 

//Disable automatic theme updates
add_filter( 'auto_update_theme', '__return_false' );
//Disable theme update notifications
add_filter('pre_site_transient_update_themes','remove_core_updates');
//Disable automatic plugin updates
add_filter( 'auto_update_plugin', '__return_false' );
//Disable plugin update notifications
add_filter('pre_site_transient_update_plugins','remove_core_updates');

Pastikan untuk menghapus atau mengomentari kode tersebut setelah menyelesaikan perbaikan masalah dan mengaktifkan plugin kembali.

1.2. Menonaktifkan Plugin Spesifik

Jika Anda hanya ingin menonaktifkan plugin tertentu, Anda dapat menggunakan kode berikut:

//Disable individual plugin update notification
add_filter('site_transient_update_plugins', function ($value) { unset($value->response[ plugin_basename(__FILE__) ]);return $value; });
// Menonaktifkan plugin spesifik berdasarkan namanya
deactivate_plugins( 'nama-plugin.php' );

Gantilah 'nama-plugin.php' dengan nama sebenarnya dari plugin yang ingin Anda nonaktifkan.

Kesimpulan

Menonaktifkan update plugin dengan menggunakan kode dapat menjadi solusi yang cepat dan efektif untuk menangani masalah di situs web Anda. Pastikan untuk membuat cadangan situs web Anda sebelum melakukan perubahan apa pun, dan uji situs Anda setelah menonaktifkan plugin untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Sekarang, Anda memiliki alat yang diperlukan untuk mengatasi masalah plugin dengan lebih efektif di berbagai platform pengembangan web. Semoga panduan ini membantu Anda memelihara dan meningkatkan kinerja situs web Anda.

Tolong Bagikan:
Pin Share

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top